Cara Mencegah Pelanggan Pindah ke Lain Hati - Putih Bening | Putih Bening

You are here: » Cara Mencegah Pelanggan Pindah ke Lain Hati

 

Cara Mencegah Pelanggan Pindah ke Lain Hati

pelanggan pindahSetiap sore saya bersama anak saya yang masih kecil, suka jalan-jalan ke depan kompleks tempat saya tinggal, karena disana banyak pedagang yang berjualan beraneka ragam makanan, mulai dari gorengan, martabak, roti bakar, batagor, masakan, mainan, mini market dan banyak lagi. bahkan ada beberapa pedagang yang berjualan produk yang sama,

Kadang saya berfikir, begitu banyak yang berjualan setiap hari, buka 7 hari dalam seminggu, tanpa henti. dan sudah berlangsung beberapa tahun, bahkan cenderung bertambah dari pada yang hilangnya, berarti pendapatan dari hasil penjualanya cukup baik.

Konsep dan strategi berjualannya sederhana, apa adanya, secara kasat mata semuanya hampir sama tidak ada yang spesifik, sehingga saya dan para pembeli pada umumnya bebas memilih mau membeli apa dan ke pada siapa membelinya.

Sekian lama berlangsung, baru kemarin saya menyadari, ternyata ada perubahan didalam saya menentukan tempat membeli satu produk. seperti,

1. Makanan ringan seperti Gorengan, yang tadinya beli ke pedagang gorengan 1, sekarang saya rutin membeli ke pedagang gorengan 2.

2. Roti bakar, biasanya saya membeli ke Pedagang Roti 1, sekarang sering membeli ke pedagang Roti 2

3. Bakmi Ayam, Tadinya saya berlangganan ke Pedagang Bakmie 1, sekarang jadi jarang membeli lagi, kalau pun lagi berselera cenderung mencari alternatif ke tempat lain

4. Martabak, sampai saat ini saya masih membeli ke pedagang yang sama, pernah mencoba ke martabak yang lain dengan harga yang lebih murah, tapi berikutnya saya kembali ke padaganag semula. begitu juga dengan sop kambing.

5. Masakan padang, tidak tetap dan saya cenderung berpindah-pindah

 

Pelanggan anda pindah ke lain hati

Setelah saya telusuri ada hal yang menarik, karena semuanya Berjalan begitu saja tanpa ada perencanaan untuk pindah atau tetap, langsung on the spot, dan tidak banyak pertimbangan untuk mengambil keputusannya.

1.  Harga yang menarik

Kasus Gorengan saya tertarik dengan pedagang 2 akibat  tulisan di etalasenya Rp.200/bh, umumnya harga gorengan sekarang adalah Rp.500,-/bh, memang lebih kecil ukurannya dan kalau saja digabungkan menjadi nilai yang sama dengan Rp.500,- akan sama besarnya. perdedaanya adalah quantity lebih banyak.

2.  Ukuran atau volume

Roti bakar di pedagang 2, mempunyai kelebihan dalam hal isi atau selainya lebih banyak hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan pedagang roti 1, padahal harga, jenis roti, proses pembuatan dan penyajiannya sama.

3.  Perubahan Harga

Berbeda dengan bakmi ayam, terakhir saya membeli ternyata harganya naik cukup signifikan dari Rp.12.000/porsi menjadi Rp.17.000/porsi, secara volume, rasa, penyajian dsb tidak ada yang berubah. jadi saya tidak merasakan adanya pertambahan nilai dari bakmie tersebut.

4.  Kualitas atau Rasa

Kenapa saya kembali memutuskan untuk membeli martabak atau sop kambing ke pedagang 1, pertimbangan nya adalah rasa, walaupun harganya lebih tinggi tapi sesuai dengan kualitas produknya.

5.  Jarak Lebih Dekat

Untuk masakan padang, mungkin lidah saya yang kurang sensitif, saya merasakan tidak ada perbedaan antara pedagang 1 dengan yang lainya, sehingga untuk di lingkungan saya, belum mengarah kepada satu masakan padang tertentu, saya masih bebas memilih, kadang pertimbangannya adalah yang paling dekat jaraknya.

Ciptakan 10 kelebihan unuk mengikat pelanggan anda dengan tangan terbuka.

Dari penjabaran diatas, dapat disimpulkan bahwa konsumen mempunyai keleluasan dan bebas memilih untuk membeli suatu produk, kepada siapa dan dimana, apa yang menjadi dasar pertimbangan konsumen dalam membeli suatu produk, diantaranya adalah :
1.  Harga
2. Ukuran atau volume
3. Kualitas atau Rasa

Ketiga pertimbangan diatas adalah basic yang harus dipenuhi dalam usaha anda. bahkan anda harus menambahkan kelebihan yang lain, untuk melengkapi pembahasan ini, anda bisa baca juga Perilaku Konsumen dalam Membeli Produk agar pelanggan anda tidak pindah ke lain hati

Semoga Bermanfaat dan suskse untuk anda semua…

Posted by 1 Response
   

Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates..

And then confirm your email subcription

   

One Comment to “Cara Mencegah Pelanggan Pindah ke Lain Hati”

  1. terima kasih atas artikel yang dibuat. Melihat pelanggan yang pindah ke lain hati begitu menyakitkan, saya harus introspeksi diri.

Leave your comment here:

Sep
11
2012